Kuliah Langsung Kerja? Intip 4 Prodi Politeknik Agraria STPN di Bawah ATR/BPN

HEADLINE25 Dilihat
banner 468x60

Sleman, Tapanuliraya.com – Bingung memilih program studi (prodi) untuk kuliah? Bagi kamu yang tertarik dengan isu agraria, pertanahan, dan tata ruang, Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) bisa menjadi pilihan tepat. Kampus di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini resmi membuka lowongan untuk 350 taruna baru tahun ajaran 2026/2027.

Ingat, pendaftaran online melalui situs resmi stpn.ac.id akan ditutup hari ini, Kamis (18/6/2026). Sebelum mendaftar, yuk intip 4 prodi pilihan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja berikut ini:

banner 336x280

1. Sarjana Terapan Survei dan Pemetaan Informasi Pertanahan (SPIP)

Prodi ini sangat cocok bagi kamu yang kuat di bidang matematika, fisika, dan teknologi geospasial. Mahasiswa akan langsung mengulik teknik pengukuran tanah, pemetaan digital, hingga Sistem Informasi Geografis (SIG). Lulusan SMA IPA atau SMK jurusan Geomatika, Geologi, dan Komputer punya peluang besar di sini.

“Kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga terjun langsung melakukan pengukuran dan pemetaan di lapangan. Saya tertarik dengan teknologi geospasial yang punya peran penting dalam pengelolaan pertanahan,” ujar salah satu taruna SPIP, Dandi Resando.

2. Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan (MPRP)

Ingin tahu bagaimana sebuah kota atau wilayah direncanakan agar tidak semrawut? Prodi MPRP jawabannya. Jurusan ini terbuka untuk lulusan SMA semua jurusan (termasuk IPS) dan SMK rumpun perkantoran atau manajemen bisnis. Materi kuliahnya berfokus pada perencanaan wilayah, pelayanan pertanahan elektronik, hingga analisis kebijakan agraria.

Taruni MPRP, Ayu Hanan Mutia, mengaku sengaja memilih prodi ini karena resah melihat masalah tata ruang di daerah. “Saya melihat masih banyak persoalan, seperti kawasan industri yang berdekatan dengan permukiman. Karena itulah saya tertarik mempelajari bagaimana perencanaan tata ruang bisa mendukung pembangunan yang lebih baik,” kata Ayu di kampus Politeknik Agraria STPN, Sleman, DIY.

3. Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT)

Jika kamu lebih menyukai ranah pelayanan publik, hukum, dan administrasi ketimbang hitung-hitungan teknis, KMPT adalah pilihan pas. Prodi yang terbuka untuk lulusan SMA/SMK sederajat ini mendalami sistem pendaftaran tanah, manajemen data, dan kebijakan pertanahan demi memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Saya lebih tertarik pada aspek hukum dan kebijakan pertanahan dibandingkan perhitungan teknis. Di prodi KMPT saya belajar memahami proses pendaftaran tanah yang memberikan perlindungan hak bagi masyarakat,” tutur taruna KMPT, Rizaldi Secondia Putra.

4. Sarjana Terapan Pertanahan

Prodi ini menawarkan cakupan kompetensi yang paling luas dan komprehensif, mulai dari hukum agraria, penyelesaian sengketa tanah, hingga pengadaan tanah untuk pembangunan. Jurusan ini sangat cocok untuk kamu yang kritis, suka menganalisis regulasi, sekaligus senang beraktivitas di luar ruangan.

“Saya suka mencoba hal baru dan senang kegiatan di alam. Di Politeknik Agraria STPN, saya melihat banyak kegiatan praktik lapangan dan kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ungkap Ni Putu Arista Pradnyaswari, taruni asal Kabupaten Karangasem, Bali.

Rincian Kuota Jalur Seleksi 2026

Tahun ini, Politeknik Agraria STPN membagi kuota 350 calon taruna ke dalam tiga jalur seleksi, yaitu:

  • Jalur Umum: 260 orang (untuk lulusan SMA/SMK sederajat).
  • Jalur Tugas Belajar PNS: 60 orang (khusus aparatur sipil negara Kementerian ATR/BPN).
  • Jalur Kerja Sama Pemda: 30 orang (melalui skema kemitraan pemerintah daerah).

Jangan sampai ketinggalan, pastikan kamu segera mengakses stpn.ac.id untuk melihat persyaratan lengkap dan melakukan pendaftaran sebelum batas waktu berakhir hari ini! (tr/rl)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *